Translate

Tuesday, November 1, 2011

TABIAT MERUPAKAN KWALITAS DARI JIWA


Tabiat yang dibentuk sesuai dengan peta Ilahi adalah satu-satunya harta yang dapat kita bawa dari dunia ini ke dunia yang akan datang.  Mereka yang mentaati nasihat Kristus di dunia ini akan membawa setiap pencapaian Ilahi dengan mereka ke istana di sorga.  Dan di sorga kita akan terus-menerus bertambah baik….
Kemampuan mental dan kecerdasan bukanlah tabiat, karena kedua hal ini sering dimiliki oleh mereka yang tabiatnya sangat bertentangan dengan kebaikan.  Nama baik bukanlah tabiat.  Tabiat yang benar adalah mutu jiwa, yang ternyata sendiri  di dalam pembawaan.

Tabiat yang baik adalah suatu modal yang lebih berharga daripada emas atau perak.  Itu tidak dapat dipengaruhi oleh kepanikan atau kegagalan, dan pada hari itu apabila segala harta duniawi dilenyapkan, maka tabiat itu akan memberikan keuntungan yang berlimpah-limpah.  Kejujuran, keteguhan, dan ketabahan adalah kemampuan-kemampuan yang harus ditumbuhkan oleh semua orang dengan sungguh-sungguh; karena hal-hal tersebut menyelimuti si pemilik dengan kuasa yang tak dapat disangkal—kuasa yang menjadikan dia kuat melakukan yang baik, kuat menolak kejahatan, kuat melawan musuh.

Kekuatan tabiat terdiri dari dua hal—kuasa kemauan dan kuasa pengendalian diri.  Orang muda banyak yang menyalahgunakan kuatnya, dengan tidak mengendalikan nafsu adalah seorang yang lemah.  Kebesaran dan kemuliaan sejati manusia diukur dengan kuasanya untuk menaklukkan perasaannya, bukan oleh kuasa perasaannya yang menaklukkannya.  Orang yang terkuat adalah orang yang peka terhadap aniaya, namun mengendalikan nafsu dan mengampuni musuh-musuhnya.

(Sumber selain Alkitab:  CG 161,162)

No comments:

Post a Comment

Thanks for comments. We will be back soon..

Free automatic backlinks